Asal-usul Oukup

 

Image

Oukup juga disebut sauna atau mandi uap. Uap itu dari air yang dipanaskan sehingga menguap dan dipompakan ke ruangan tertutup sehingga menciptakan panas basah. Tujuan dari sauna adalah membantu mengeluarkan racun melalui keringat sekaligus pembersihan kulit. Pengeluaran racun dilakukan oleh panas kering dan pembersihan kulit oleh panas basah.

Penelitian yang dilakukan oleh Kihara, et.al (2004) membuktikan bahwa mandi uap (sauna) dapat menurunkan aritmia jantung pada pasien gagal jantung kronik. Raisanen (2010) mengungkapkan ada enam keuntungan dari mandi uap yaitu mengurangi stres, mendetoksifikasi, membuat tidur nyenyak, merelaksasikan otot dan meredakan sakit dan nyeri di otot dan sendi, meningkatkan kerja jantung, melawan penyakit dan meredakan kesesakan.

Mandi uap (sauna) adalah salah satu jenis terapi air dimana seseorang mandi di ruang uap hangat yang dirancang khusus.

Terapi air adalah penggunaan air untuk penyembuhan dengan cara meringankan berbagai keluhan (Hadibroto & Alam, 2006). Kemampuan air untuk penyembuhan sudah diakui sejak dahulu, terutama di kerajaan Yunani, kekaisaran Romawi, kebudayaan Turki serta masyarakat Eropa dan China Kuno. Masyarakat umum menyadari bahwa air memiliki banyak manfaat terhadap tubuh. Mandi air panas bermanfaat membuat tubuh lebih rileks, menyingkirkan pegal-pegal dan rasa kaku pada otot serta membuat tidur menjadi lebih nyenyak. Uap air panas dapat membuka pori-pori, merangsang keluarnya keringat, membuat pembuluh darah melebar dan mengendurkan otot-otot. Mandi air dingin di bak atau di pancuran member efek berupa rasa segar dan gairah semangat. Suhu dingin mengerutkan pembuluh darah di kulit sehingga aliran darah dialihkan ke jaringan-jaringan internal dan organ-organ tubuh untuk mempertahankan suhu dasar tubuh. Air dingin atau air es digunakan untuk mengurangi pembengkakan dan memar serta menutup pori-pori.

Terapi air, dalam ilmu kedokteran, digunakan sebagai salah satu fisioterapi pada pasien yang mengalami kecelakaan serius dengan akibat cedera otot, atau pasien dengan keluhan pada persendiannya, dan mereka yang mengalami hambatan fisik seperti pasien stroke. Banyak rumah sakit di negara-negara maju kini memberi pilihan berupa proses melahirkan di dalam air. Terapi air dapat digunakan dalam berbagai cara sesuai dengan manfaatnya masing-masing, yaitu berendam air panas, berendam air dingin, berendam air biasa, mandi uap, mandi cara Sitz (Sitz bath), pancuran air panas dan dingin, pembungkusan, kantong air, dan floatasi (mengambang dalam larutan air garam).

Terapi air dipergunakan pertama kali pada zaman Mesir kuno. Selain itu, peradaban Yunani dan Romawi juga melakukan hal yang sama. Penduduk Mesir menggunakan minyak esensial dan bunga untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Sementara bangsa Romawi dan Yunani mempunyai kebiasaan berendam lama untuk rekreasi sekaligus terapi (roman baths). Pada abad 19 mulai dikenal kegunaan daya apung air (buoyancy) yang bermanfaat untuk terapi latihan dalam air. Bangsa Yunani bahkan membuat undang-undang yang mewajibkan mandi air dingin bagi masyarakatnya dengan berbagai cara dikaitkan dengan mitologi mereka.

Air sebagai bagian terapi sudah dipergunakan oleh Hipocrates dengan diwalinya penggunaan air sebagai modalitas sekitar tahun 500 SM. Hipocrates tercatat sebagai pemikir besar yang sudah menyadari sifat-sifat fisiologis air, baik air panas maupun dingin, dapat digunakan dalam perawatan sakit demam, tukak lambung, perdarahan dan dalam penyakit-penyakit operasi serta medis. Hipocrates memahami fenomena reaksi karena ia mengamati bahwa setelah seseorang mandi air dingin, tubuhnya dengan cepat mengembalikan pansanya dan tetap hangat.

Pada tahun 1826, Prissnitz mengembangkan pusat terapi air pertama di Grafenberg. Oleh sebab itu, ia dikenal sebagai pendiri terapi air (hydro-therapy). Terapi air merupakan metode paling klasik dalam perawatan penyakit dan sudah dipergunakan sejak dulu oleh ras-ras primitif.

Terapi air adalah pengobatan yang menggunakan sifat air (Sutawijaya, 2010). Banyak sekali sifat air yang menguntungkan kita. Beberapa sifat air yang dapat digunakan dalam proses terapi air adalah daya apung, dimanfaatkan tubuh untuk bagian jantung, besarnya daya yang terjadi sebanding dengan besar bagian tubuh yang masuk serta densitasnya; tekanan hidrostatik, air mempunyai tekanan hidrostatik sehingga menimbulkan tekanan ke segala arah dengan kekuatan yang sama sesuai dengan kedalaman dan tekanan cairan; pergerakan air, aliran turbulensi air dapat memberikan manfaat yaitu memberikan tahanan pada tubuh dan efek latihan dapat dipercepat; energi panas, air dapat berubah wujud ke dalam suhu yang panas atau dingin sehingga air dapat digunakan untuk terapi kompres hangat atau dingin ataupun terapi mandi uap.

Keanekaragaman Tumbuhan yang dipergunakan sebagai Ramuan Oukup

Ramuan oukup terbuat dari rebusan berbagai tumbuhan. Menurut, Nasution (2009) terdapat 69 jenis tumbuhan yang dipergunakan sebagai ramuan oukup.

Tumbuh-tumbuhan ini mengandung minyak atsiri. Minyak atsiri atau yang disebut juga dengan essential oils, etherial oils, atau volatile oils adalah komoditi ekstrak alami dari jenis tumbuhan yang berasal dari daun, bunga, kayu, biji-bijian bahkan putik bunga (Gunawan, 2009). Kegunaan minyak atsiri sangat banyak, tergantung dari jenis tumbuhan yang diambil hasil sulingannya. Minyak atsiri digunakan sebagai bahan baku dalam perisa maupun pewangi (flavour and fragrance ingredients). Industri kosmetik dan parfum menggunakan minyak atsiri kadang sebagai bahan pewangi pembuatan sabun, pasta gigi, samphoo, lotion dan parfum. Industri makanan menggunakan minyak atsiri setelah mengalami pengolahan sebagai perisa atau menambah cita rasa. Industri farmasi menggunakannya sebagai obat anti nyeri, anti infeksi, pembunuh bakteri. Fungsi minyak atsiri sebagai fragrance juga digunakan untuk menutupi bau tak sedap bahan-bahan lain seperti obat pembasmi serangga yang diperlukan oleh industri bahan pengawet dan bahan insektisida.

Tumbuh-tumbuhan ini ketika direbus akan mengeluarkan aroma atau bau yang disebut dengan aromaterapi. Aromaterapi dapat mengurangi stres, menenangkan pikiran dan membangkitkan semangat, gairah dan dipercaya dapat membersihkan racun dalam tubuh (Ulla, 2009).

 

Tabel 1. Keanekaragaman tumbuhan yang dipergunakan sebagai ramuan oukup

 

No

Nama Jenis

Bagian Tumbuhan yang Digunakan

Ketersedian di Alam

Nama Lokal

Nama Ilmiah

1

Daun Paris

Justicia sp.

Daun

Banyak

2

Rengas

Gluta renghas L.

Daun

Kurang

3

Seledri

Apium graveolens L

Daun

Banyak

4

Pegagan

Centella asiatica (L.) Urban

Daun

Banyak

5

Nira

Arenga pinnata Merr.

Akar

Kurang

6

Pinang

Areca catechu L.

Akar

Banyak

7

Rotan

Calamus sp.1

Akar

Kurang

8

Rotan Rambung

Calamus sp.2

Akar

Kurang

9

Rotan Runtih

Calamus sp. 3

Akar

Kurang

10

Rumbia

Metroxylon

Akar

Kurang

11

Kentang

Calamus sp.4

Daun

Kurang

12

Enau

Arenga pinnata Merr.

Buah

Kurang

13

Sundur Langit

Emilia sonchifolia (L.) DC

Daun

Kurang

14

Nenas

Ananas comosus (L.) Merr.

Buah

Kurang

15

Salinsayo

Gaultheria leucocarpa Blume

Daun

Kurang

16

Kemiri

Aleurites moluccana Willd

Biji

Banyak

17

Sapot-sapot

Desmodium dasylobum Miq.

Daun

Kurang

18

Bambu

Bambusa vulgaris Schrad.

Akar

Banyak

19

Rumput Parang Tegoh

Eleusine indica(L.) Gaertn

Seluruh bagian

Kurang

20

Sere wangi

Andropogon citratus DC.

Batang

Banyak

21

Asam glugur

Garcinia atroviridis Griff

Daun

Banyak

22

Bunga lawang

Illicium verum Hook

Bunga

Kurang

23

Jitan hitam/ torbangun

Coleus amboinicus Lour

Daun

Banyak

24

Nilam

Pogostemon cablin (Blaanco) Bth.

Daun

Banyak

25

Kemangi

Ocimum basilicum L.

Daun

Kurang

26

Pirawas

Cinnamomum porrectum (Roxb.) Kosterm

Daun

Banyak

27

Kulit manis

Cinnamomum burmanii Blume

Daun

Banyak

28

Bawang putih

Allium cepa L.

Umbi

Banyak

29

Bawang merah

Allium sativum L.

Umbi

Banyak

30

Gundera

Allium schoenoprasum L.

Daun

Kurang

31

Benalu kopi/ suridan kopi

Serurulla ferugia (Jack) Danser

Daun

Banyak

32

Senduduk/senggani

Melastoma sp. L.

Daun

Banyak

33

Pala

Myristica fragrans Houtt

Bunga

Banyak

34

Cengkeh

Syzygium aromaticum L. Merr.

Daun

Banyak

35

Kayu putih

Eucalyptus alba Reinw

Daun

Banyak

36

Pandan wangi

Pandannus amaryllifolius Roxb.

Daun

Banyak

37

Lada

Piper nigrum L.

Biji

Banyak

38

Sirih liar

Piper caducibracteum

Daun

Banyak

39

Ciak-ciak

Polygonium chinense L.

Daun

Kurang

40

Jeruk hantu

Citrus sp. 1

Buah

Kurang

41

Jeruk kayu

Citrus sp.2

Buah

Kurang

42

Jeruk kejaren

Citrus sp. 3

Buah

Kurang

43

Jeruk kelele

Citrus sp. 4

Buah

Kurang

44

Jeruk kersik

Citrus sp. 5

Buah

Kurang

45

Jeruk kuku harimau

Citrus medica “Sarcodactylis”

Buah

Kurang

46

Jeruk malem

Citrus sp. 6

Buah

Kurang

47

Jeruk mungkur purut

Citrus Hystrix DC.

Buah

Banyak

48

Jeruknipis

Citrus aurantifolia (Christm.) Swingle

Buah

Kurang

49

Jeruk pagar/ gawang

Citrus medica L.

Buah

Banyak

50

Jeruk puraga

Citrus nobilis Lour.

Buah

Banyak

51

Daun besan

Eurycoma longifolia Jack

Buah

Kurang

52

daun ikan-ikan

Maoutia asperra Wedd

Daun

Kurang

53

Jelatang

Laportea decumana Wedd

Seluruh bagian

Banyak

54

Salagundi

Vitex trifolia L.

Daun

55

Bungle

Zingiber purpureum Roxb.

Rimpang

Banyak

56

Cekala

Nicolaia speciosa (blume) Horan.

Batang

Banyak

57

Jahe

Zingiber officinale Roscoe.

Rimpang

Banyak

58

Jahe merah

Zingiber officinale var. Rabrum Theilade

Rimpang

Bnyak

59

Jahe prancis

Zingiber sp.

Rimpang

Banyak

60

Kencur

Kaempferia galanga L.

Rimpang

Banyak

61

Kuning gajah/kunyit

Curcuma domestica Val.

Rimpang

Banyak

62

Laja

Alpinia sp.

Rimpang

Banyak

63

Lempuyang

Zingiber Americans Blume

Rimpang

Banyak

64

Lengkuas

Alpina galanga (L.) Willd

Rimpang

Banyak

65

Temu giring

Curcuma heyneana Val. & Zyp.

Rimpang

Kurang

66

Temu ireng

Curcuma  aeroginosa Roxb.

Rimpang

Kurang

67

Temu kunci

Bosenbergia paandurata Roxb.

Rimpang

Banyak

68

Temu mangga

Curcuma mangga Val. & Zyp

Rimpang

Banyak

69

Temulawak

Curcuma xanthorhiza Roxb.

Rimpang

Banyak

 

Advertisements

Oukup Karo

Masyarakat Indonesia umumnya sudah mengenal mandi uap dengan menggunakan rempah-rempah. Oukup adalah sauna tradisional suku Karo yang memanfaatkan keanekaragaman jenis tumbuhan sebagai ramuannya untuk kesehatan pasca melahirkan dan pengobatan berbagai jenis penyakit (Nasution, 2009).

Oukup juga dikenal dengan istilah mandi rempah. Oukup merupakan salah satu cara perawatan kesehatan ibu pasca melahirkan. Oukup berguna untuk mengeluarkan keringat, melancarkan peredaran darah, menghilangkImagean bau badan serta lemak di dalam tubuh. Oukup dahulu dilakukan dengan cara memasak air disertai dengan ramuan-ramuan tertentu, kemudian setelah mendidih diangkat dan diletakkan di dalam ember. Ember tersebut diletakkan di bawah kursi, ibu duduk di atas kursi tersebut sambil dibungkus dengan selimut sehingga menyebabkan uap air panas itu memaksa si ibu berkeringat, gunanya agar si ibu sehat karena sisa kotoran di dalam tubuhnya keluar. Hal ini merupakan suatu tradisi yang diturunkan nenek  moyang kepada generasi penerusnya dalam proses perawatan kesehatan ibu pasca melahirkan.